h1

Penggantian Aksesori Elpiji Dimulai

July 8, 2010

JAKARTA – Masyarakat pengguna tabung gas elpiji kemasan 3 kg mulai hari ini bisa mengganti komponen selang karet dan regulator dengan membeli ke PT Pertamina (Persero) di harga pabrik.

Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono mengatakan, selang karet pengganti tersebut dipasarkan seharga Rp15.000 dan regulator Rp20.000. Untuk memperoleh kedua komponen itu dengan harga pabrik, penukar harus tercatat sebagai penerima paket konversi yang sebelumnya dibagikan secara gratis oleh pemerintah.

”Adapun untuk pajak penjualan sebesar 10 persen akan ditanggung oleh pemerintah. Barang-barang tersebut sudah bisa diambil mulai besok (hari ini) di agen-agen Pertamina dan agen elpiji,dengan demikian masyarakat sudah bisa melakukan perbaikan, khususnya untuk kedua komponen tadi,” ujar Agung di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono siang menggelar rapat terbatas secara tertutup di kantor Kepresidenan.

Rapat tersebut dihadiri oleh Wapres Boediono, Menko Kesra Agung Laksono, Menteri Perindustrian MS Hidayat, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Darwin Zahedy Saleh, dan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan. Rapat yang berlangsung selama hampir 1,5 jam itu khusus membahas masalah paket konversi elpiji kemasan tiga kg yang kini banyak dirundung masalah. Menurut Agung, presiden telah menyetujui penarikan selang dan regulator yang sebelumnya dibagikan secara gratis.

Langkah ini diharapkan mengurangi terjadinya kecelakaan akibat kualitas selang dan regulator yang kurang memenuhi standar keamanan.”Kasus ledakan belum pernah ada yang disebabkan oleh tabungnya. Semua tabungnya baik kecuali selang yang kemudian diketahui di bawah standar, regulator dan valve-nya juga,”papar Agung.

Terlepas dari itu, anggota Dewan Penasihat Perhimpunan Pengusaha Elpiji Indonesia (PPEI) Abas Sudarmoko meminta pemerintah dan Pertamina terus meningkatkan intensitas sosialisasi penggunaan elpiji kemasan 3 kg.Sosialisasi penggunaan yang aman secara terus menerus dinilai perlu untuk menekan potensi terjadinya kecelakaan. ”Sosialisasi harus terus dilakukan, termasuk pemahaman kepada masyarakat bahwa yang meledak bukan tabungnya, tapi akibat kebocoran gas,” ujar Abas, kemarin.

Dia juga meminta pemerintah membuat regulasi yang tegas terkait dengan masa kedaluwarsa beberapa komponen, seperti regulator, selang dan karet pengaman. Selain sosialisasi kepada masyarakat, pemerintah juga diminta mengawasi para agen dan pangkalan elpiji. Khususnya menyangkut masalah penanganan dan pengisian gas ke dalam tabung.

Terpisah, anggota Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menilai selang dan regulator seharusnya diberikan secara gratis sebagai kompensasi atas maraknya kecelakaan. ”Saya tidak mengerti dan tidak masuk akal. Selang itu seharusnya tidak ada beban lagi dan diberikan gratis. Ini adalah kebijakan yang salah.Saya duga ini ada bisnis baru,”ujarnya,kemarin.

Senada dengannya, Direktur Eksekutif Refor Miner Institute Pri Agung Rakhmanto berpendapat komponen pengganti seharusnya tidak dikenai biaya. Menurut dia, pemberian secara gratis merupakan konsekuensi dari program konversi. Terkait dengan itu,Menteri Perindustrian MS Hidayat menjelaskan, pemerintah memutuskan tidak menggratiskan selang dan regulator pengganti karena mempertimbangkan biayanya yang mencapai Rp1 triliun.

Angka ini dinilai cukup besar sehingga pemerintah hanya bisa membantu dengan memberikan harga pabrik,dan menanggung biaya transportasi dan pengecer.” Saya tadinya mengusulkan selang dan regulator diberikan secara gratis, tapi kelihatannya akan memakan biaya sampai Rp1 triliun sehingga hanya bisa diberikan harga pabrik,” bebernya. (Rarasati Syarief/Anton C/Maya Sofia/Sandra Karina)(//css)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: